Rabu, 12 Februari 2014

PERJALANAN KE KOTA KEDIRI JAWA TIMUR

      Ehmm,,,,,perjalan wisata pengawal tahun saya dan teman-teman jatuh pada pilihan kota KEDIRI dimana terdapat salah satu perusahan penyumbang devisa negara terbesar yaitu......jreng...PT. GUDANG GARAM, PT ya bukan Pete-Pete, Ya kediri kota eksotik penuh dengan sejarah yang terpendam dan bahkan tak terusik, menurut kesaksian warga yang saya temui sih gitu katanya, iya atau tidak, yaa kita cek berdasarkan ulasan berikutnya.
  Biar kelihatan Berpendidikan, kayaknya penulis mau kasih informasi geografisnya dulu ya|| cie bahasanya sok Inteleeek, bodoh ah yg penting biar kelihatan pinter..hhe. 
 Nih infonya:



  •      Kota Kediri adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota Kediri dengan luas wilayah 63,40 km² terbelah oleh sungai Brantas yang membujur dari selatan ke utara sepanjang 7 kilometer. 









  • Luas63,4 km²



  • Ketinggian3,00 m
  • nih data penulis sadap dari wikipedia.com bro...
         oh ya foto disamping itu namanya TUGU GUMUL, merupakan Icon kota kediri. Bentuknya mirip sama monumen yang ada diparis ARC DE TRIOMPHE. Monumen ini terletak dibukit CHAILLOT dan berdiri ditengah area Place de I'Etoile, diujung barat wilayah Champs-Elysees. Bedanya dengan GUMUL, gumul terletak diindonesia.. HAHAHAHAA


           The journey ke kediri, kami beranggotakan 4 manusia: PERKASA, DAILAMI, RIKI, TIRTA. Awal mula saya sampai kediri diawali dengan celotehan teman saya asal makasar bernama RIKI | loh itu doang namanya?? iya bro, biar hemat, itupun juga sudah mewah katanya..hehe. OK lanjut, si Riki bilang TA (nama penulis TIRTA), libur ini ke pare kita, liburan sambil belajar bahasa inggris. Nah itulah awal mula dan asal muasal saya ada bisa sampai dikediri. Biaya dari tempat penulis kuliah, IPB bogor ke kediri cuma modal Rp. 120 ribu doank, naik kereta ekonomi.
       HUJAN deras, BANJIR di jakarta, AKHIR bulan, dan yg paling parah Naik BEMO alias BAJAI broo, pengalaman gwa tu naik bemo karena jalur biasa ke stasiun senen banjir, sehingga kami harus merubah jalur ke jalur LUAR BIASA dan mengharuskan kami naik bajai,,sumpah ternyata memang betul apa yang dibilang oleh Mbah RADITYA DIKA, cuma mamang bajai dan TUHANlah yang tahu kapan BAJAI mau belok,,hhahaahahahaha.
     perjalanan kami menuju pare sangatlah terjal, karena pada saat itu
           Udah ya sekilas mengenai kediri dan pengalaman awal penulis, kalo dijelasin disini semua ntar cerita saya sama teman baru saya di kediri gak kebagian space..OC,, terimakasih sudah mendengarkan....ohh maaf membaca maksudnya..HHIHI
          

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar